G-Shot Bikin G-Spot Makin Hot?

kompas.com - ISTILAH G-Spot mungkin sudah tak asing lagi di telinga pria dan wanita dewasa masa kini. Namun ironisnya, kebanyakan pria tidak pernah menjadi saksi akan orgasme pada titik paling sensitif ini dan bahkan tak sedikit wanita yang meragukan eksistensi G-Spot dalam organ genital mereka.




Nah, jika Anda termasuk pria atau wanita yang belum melihat atau merasakan kehebatan G-Spot, informasi terbaru yang satu ini mungkin akan membuat Anda lebih penasaran. Ya, belum lama ini para spesialis dari AS dan Inggris mengembangkan sebuah teknik untuk mempermudah penampakkan G-Spot sekaligus membuatnya lebih sensitif dan menghasilkan orgasme luar biasa pada kaum hawa.



G-Shot merupakan sebuah teknik penyuntikan kolagen ke bagian dalam vagina untuk memperbesar G-Spot. Teknik ini kabarnya mulai menjadi tren di kalangan wanita Negeri Paman Sam. Mereka hanya cukup datang ke dokter spesialis kandungan dan merogoh kocek 1.850 dollar AS atau sekitar Rp17 juta. Prosedurnya pun tidak rumit karena pasien hanya perlu dibius lokal dan prosesnya berlangsung sekitar setengah jam saja.



Setelah G-Shot dilakukan, G-Spot dikabarkan akan membesar dengan ukuran diameter mencapai beberapa inci dan tinggi hingga seperempat inci. Dengan ukuran yang besar ini, G-Spot tentu akan lebih mudah ditemukan, selain juga lebih sensitif dan meningkatkan kemampuan orgasme.



Meskipun mulai ramai diperbincangkan, banyak dokter yang meragukan keampuhan teknik G-Shot. Mereka menyatakan tidak ada cukup bukti teknik tersebut efektif.



Perbaiki kualitas seks

Walau diragukan sebagian ahli, BBC pernah mengungkap pengakuan pasien akan manfaat G-Shot dalam memperbaiki kualits seks. Seorang polisi wanita bernama Robin asal New York menjalani prosedur ini untuk mengatasi problem orgasme saat berhubungan intim dengan kekasihnya.



Pada saat berhubungan seks, Robin tak nyaman dengan perilaku kekasihnya yang selalu asyik sendiri. Alhasil, Robin merasa hubungan menjadi hambar dan kurang bergairah. Setelah memperoleh info lengkap dan riset kecil di internet, Robin lalu memutuskan untuk melakukan prosedur G-Shot di sebuah klinik di Fifth Avenue, Manhattan. Ia ditangani oleh dr Kevin Jovanovich, yang telah mendapatkan kursus pelatihan dari penemu G-Shot, David Matlock. Dr Kevin menegaskan, teknik ini tidak dapat diaplikasikan pada wanita yang tidak pernah mengalami orgasme.



"Ini hanya untuk wanita yang merasa nyaman dengan dirinya dan ingin orgasme yang lebih baik lagi. Jika Anda tidak bisa klimaks, Anda tidak bisa melakukan suntik G-Shot karena Anda harus mengetahui di mana letak G-spot Anda," terangnya.



Dalam proses itu, pasien diberi waktu di sebuah ruangan khusus untuk menemukan G-Spot miliknya. Setelah itu, dokter akan memberi bius lokal di sekitar G-Spot dan menyuntikkan kolagen dalam waktu delapan detik.Untuk menghentikan pendarahan ringan akibat penyuntikan, dokter akan memberikan kapas kecil.



Sekitar empat jam kemudian, Robin langsung dapat merasakan efek suntikan ini. Ia merasa sangat riang dan tak kuasa membayangkan kekasihnya ketika sedang menyiapkan malam malam. "Saya sedang di dapur dan saya bisa klimaks. Ini sungguh aneh. Ini seperti wow sungguh luar biasa," ungkapnya.



Ketika kekasihnya datang, Robin mengaku benar-benar terpuaskan. Ia menggambarkan orgasmenya bisa berulang-ulang, mendebarkan, membuat panas dingin, dan menakjubkan.



Suntik G-Shot yang bisa bertahan selama empat bulan ini dilaporkan lebih populer di AS ketimbang di Inggris. Di Los Angeles saja, ada sekitar 40 wanita yang menjalani prosedur ini setiap bulannya.



Efek samping

Sementara itu, Linda Cardozo, Profesor Ginekolog dari King's College Hospital di London, menyarankan wanita agar berhati-hati dengan teknik ini. Linda sendiri bahkan tidak yakin kalau G-spot memang nyata dalam organ wanita. "Jika memang ada G-spot, wanita yang pernah menjalani operasi pada dinding vaginal berarti tidak akan bisa mengalami orgasme dan kami tahu bahwa G-Spot tidaklah benar.



"Saran saya untuk setiap wanita yang memikirkan suntik G-shot adalah berliburlah karena itu akan menjadi cara terbaik memakai uang dan mungkin dapat memperbaiki kehidupan seksual Anda," ujarnya.



Efek samping yang membahayakan dari teknik ini adalah pendarahan akibat suntikan, pendarahan pada saluran urine, sakit pada kandung kemih, dan sensasi yang selalu membuat terangsang secara seksual.

G-SPOT, Apa Ya?

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengetahuan dasar tentang seksualitas sangat penting dimiliki orang dewasa. Antara lain supaya tidak terjebak dalam mitos dan pendapat keliru tentang seks yang sangat banyak beredar, termasuk di kalangan dokter.




“Saya seorang remaja umur 21 tahun. Saya pernah membaca bahwa bagian peka rangsangan pada wanita sama dengan pria, yang paling peka adalah klitoris dan G-spot. Maaf, apa yang disebut klitoris dan G-spot itu? Mohon penjelasan karena pengetahuan saya tentang seks masih kurang.



Di sekitar anus saya tumbuh bulu-bulu, apakah itu wajar? Apakah bulu tumbuh pada setiap orang, termasuk wanita? Apakah pada wanita juga tumbuh rambut pada kemaluannya?



Saya juga ingin tahu, apakah boleh atau berpengaruhkah bila kita mencium dan menjilati kelamin wanita, ketika melakukan hubungan seks (saya pernah baca, bahkan menggigitnya)?”



Y., Garut, Jawa Barat



Pentingnya Pengetahuan

Pertanyaan Anda menyangkut pengetahuan dasar tentang seksualitas. Memang telah banyak penelitian yang menunjukkan pengetahuan seksual masyarakat, termasuk kaum muda, kurang atau salah.



Masalahnya, perilaku seksual di kalangan muda khususnya, telah berubah, sehingga terjadi kesenjangan antara pengetahuan dengan perilaku. Apalagi di masyarakat kita banyak sekali beredar mitos tentang seks yang sangat menyesatkan dan merugikan.

Bahkan, tidak sedikit kalangan terdidik, termasuk dokter, yang tak menyadari bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat sebenarnya hanyalah mitos tentang seks, bukan sebuah kebenaran.



Akibatnya muncul berbagai masalah yang berkaitan dengan seksualitas, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Sebagai contoh, kematian yang dialami oleh seorang PNS di Jakarta beberapa waktu lalu, setelah mendapat suntikan di penis dengan tujuan untuk menambah ukurannya.



Contoh ini sangat jelas menggambarkan bagaimana mitos tentang ukuran penis masih kuat melekat di benak masyarakat. Di pihak lain, ada warga masyarakat yang memanfaatkan kebodohan masyarakat untuk mendapatkan keuntungan dengan menawarkan cara-cara yang tidak ilmiah.



1/3 Bagian Luar

Pada wanita, seperti pada pria, kelamin merupakan bagian peka rangsangan, khususnya klitoris dan G-spot. Klitoris merupakan bagian kelamin wanita yang sebenarnya identik dengan penis pada pria.



Letaknya di bagian atas kelamin bagian luar, pada pertemuan antara kedua bibir besar. Klitoris dapat dilihat dari luar, apalagi dalam keadaan ereksi. Tentu akan lebih jelas kalau Anda melihat gambar anatomi kelamin.



Berbeda dengan klitoris yang dapat dilihat dari luar, G-spot tidak dapat dilihat dari luar karena terletak di dinding depan vagina 1/3 bagian luar. G-spot bukan merupakan sebuah organ khusus seperti klitoris, melainkan sebuah daerah pada dinding vagina yang padat dengan ujung saraf perasa.



Seperti klitoris, G-spot merupakan bagian peka rangsangan juga. Kedua bagian peka rangsangan ini sangat diperlukan bagi wanita dalam melakukan hubungan seksual, agar dapat berlangsung dengan baik dan memuaskan.



Rangsangan pada G-spot dapat menimbulkan sensasi erotis yang dirasakan lebih kuat dibandingkan rangsangan pada klitoris.



Pria Wanita Sama

Rambut kelamin akan tumbuh pada pria dan wanita setelah mencapai usia pubertas. Demikian juga rambut di sekitar anus dapat tumbuh, baik pada pria maupun wanita.

Mengenai rangsangan mulut terhadap kelamin atau yang biasa disebut seks oral, boleh saja dilakukan kalau suami istri memang menghendaki dan dirasa menyenangkan bagi kedua pihak. Tentu saja kedua pihak harus berada dalam keadaan sehat, tidak mengidap penyakit kelamin.



Dalam ikatan suami istri, sebenarnya pasangan bebas melakukan semua variasi aktivitas seksual dan hubungan seksual, asal memenuhi ketiga syarat, yaitu dikehendaki bersama, menyenangkan kedua pihak, dan tidak menimbulkan akibat buruk baik secara fisik maupun psikis.



Kalau variasi aktivitas seksual dan hubungan seksual yang akan dilakukan tidak memenuhi ketiga syarat tersebut, seharusnya tidak dilakukan. Contohnya, hanya salah satu pihak yang menghendaki. @



Konsultasi Dijawab Prof DR. dr. Wimpie Pangkahila Sp.And

Coretan Hati Untuk Sang Pecinta

by perigitua

Sahabatku, Sang Pecinta...



Jalan ini telah lama engkau tempuh sendiri


Setapak berliku mengantar dirimu sampai di sini


Jurang curam pernah engkau turuni


Gunung tinggi pun pernah engkau daki


Sendiri...


Sahabatku, Sang Pecinta...


Kini hadir sosok suci bersedia menemani


Berbahagialah, karena engkau tidak sendiri lagi


Sahabatku, Sang Pecinta...


Rengkuh dia dengan penuh cita dan cinta


Karena dialah yang akan mengulurkan tangan saat jalanmu terlalu terjal menukik


Karena dialah yang akan meminjamkan kaki saat jalanmu terlalu tinggi menjulang


Sahabatku, Sang Pecinta...


Tidak mudah memang, menyelaraskan langkah


Tidak gampang memang, memadukan pandangan tentang hidup dan kehidupan


Sahabatku, Sang Pecinta...


Perbedaan pastilah ada, namun jangan keresahan melanda


Biarkan melebur apa adanya


Saling melengkapi, itulah yang akan terjadi


Pahamilah...


Sahabatku, Sang Pecinta...


Persamaan pastilah ada, dan bergembiralah


Biarkan itu sebagai pengikat hati


Ikatan suci terjalin makin erat lagi


Syukurilah...


Sahabatku, Sang Pecinta...


Cinta suci mengikis habis ke-egois-an


Tanpa menyisakan sedikitpun ruang ke-aku-an


Sahabatku, Sang Pecinta...


Mengertilah, tiada pernah ada aku, yang ada hanya kita


Karena dalam cinta, dua hati menyatu tanpa ragu


Mengertilah, saat ke-aku-an hadir, bersiaplah untuk kehilangan cinta


Karena dalam cinta, aku ada - cinta tiada


Sahabatku, Sang Pecinta...


Cinta itu memberi tanpa pernah meminta


Percayalah, dia akan memberi lebih dari yang akan engkau pinta


Sahabatku, Sang Pecinta...


Lalu hiasi maghligai itu dengan ketakwaan dan keimanan


Biar sempurna nikmat yang terkecap jiwa


Berbalut syukur ke Hadirat Sang Maha Pencipta


Sakinah mawadah warahmah bukanlah impian muluk belaka
 
perigitua adalah adalah seorang anak manusia yang sederhana dan suka berbagi dengan siapa saja dan tentang apa saja. perigitua banyak belajar tentang hidup dari kehidupan itu sendiri.

Bicara Orgasme Palsu

Kepuasan wanita mencapai puncak kenikmatan seks memang selalu menarik menjadi bahan penelitian yang tak ada akhirnya. Wanita yang dinilai tidak seekspresif pria seringkali terjebak dalam orgasme palsu (Fake The Big O). Anggapan mereka, orgasme adalah prestasi terhebat sebuah seks dan demi menyenangkan hati pasangannya, wanita lantas berpura-pura orgasme.

Diduga hampir 2/3 wanita mengaku melakukan orgasme palsu. Ini berbahaya jika terlalu sering dilakukan, karena memberikan efek negatif pada kesehatan psikis. Sebelum mengetahui apa yang harus Anda lakukan agar bisa orgasme, ada baiknya perlu diketahui dulu alasan kenapa Anda tak mampu mendapatkan 'the Big O'.

* Anda dalam kelelahan, butuh istirahat bukannya seks.
* Dia tak paham kondisi Anda, namun Anda tak ingin menyakiti perasaannya.
* Anda tidak 'klik' dengan pasangan, dan Anda menyangkalnya.
* Tak mau dibilang frigid atau payah saat bercinta.

Bisa dipahami Anda melakukan itu semua dan lalu memalsukan orgasme, tapi justru dengan cara seperti itu membuat Anda merasa sendiri dan terisolasi yang berujung pada ketidakpuasan dan kemarahan. Tak hanya menyakiti diri sendiri, Anda juga telah 'membohongi' pasangan.

Laura Berman, Ph.D, seorang terapis seks dan Jennifer Berman, M.D seorang urologist, spesialisasi disfungsi seks pada perempuan, mencoba memberikan tips yang bisa Anda lakukan:

* Bahaslah masalah ini saat Anda dan pasangan tengah dalam kondisi santai dan damai. Jangan tunggu saat seks itu berlangsung atau saat dalam kondisi bersitegang.

* Utarakan secara gamblang apa yang Anda rasakan. Fokuskan diri Anda. Jelaskan meski Anda mencintai pasangan, memujinya menarik tetapi Anda sama sekali tak mendapatkan 'chemistry' saat bercinta dengannya.

* Katakan padanya bahwa selama ini Anda merasa terbebani melakukan orgasme palsu, dan berkata jujur agar dia tak kecewa pada Anda.

Jika hubungan Anda dan pasangan ingin tetap langgeng, memang lebih baik jujur. Komunikasikan apa yang Anda mau dan inginkan. Jika masalahnya terletak pada skill, cobalah tuntun dia ke area hot spots di seluruh tubuh Anda. Nikmati segala proses yang berjalan, ingatlah bahwa inti dari seks bukanlah berlomba mencapai puncak.

Namun, jika ternyata dia juga menemukan hambatan dalam memahami Anda, ada baiknya jika Anda berdua berkonsultasi pada sang ahli. Dengan berjalannya waktu, disertai usaha dan komunikasi, juga kesabaran mencapai tujuan, Anda berdua akan bisa merasakan 'the big O' bersama-sama.
suaramerdeka.com

Bercinta a la Vampire, Boleh Juga!

Anda tentu sudah tak asing dengan film Twilight dan Twilight Saga: New Moon. Dalam film itu diceritakan tentang kisah cinta antara seorang manusia bernama Bella Swan dan seorang Edward Cullen, vampir si penghisap darah.

Pada beberapa scene, tampak adegan romantis ciuman atau pelukan antara si vampire dan gadis manusia. Meski sedikit menyeramkan, tapi adegan romantis mereka ini bisa dijadikan referensi untuk Anda dan pasangan. Cobalah aplikasikan gaya ini di dalam kehidupan nyata, untuk kembali 'membakar' cinta dan gairah Anda berdua yang mungkin sempat redup.

Penasaran mencobanya?

Menikmati ciuman

Edward, si vampire tak ingin dikuasai nafsu dan lalu menjadi lepas kontrol menghisap darah Bella. Kehati-hatian Edward terlihat saat dia mencium kekasih manusianya itu.

Buatlah pasangan sedikit penasaran dengan ciuman Anda. Lakukan ciuman dengan lemah lembut, penuh kehati-hatian. Seperti juga Edward melakukannya pada Bella. Tak perlu terburu-buru melesakkan manuver-manuver hebat saat berciuman, hargai pasangan Anda, mereka tentu ingin juga diperlakuan lembut. Nikmati saja ciuman itu. Durasi ciuman Anda berdua yang lebih panjang ini justru akan memberi kesempatan bagi kalian untuk mengumpulkan hasrat yang meletup-letup.


Menjadi 'vampire' untuknya

Dalam cerita fiksi tentang vampir, digambarkan sosok vampir adalah sosok yang sangat setia pada pasangannya dan sangat romantis

Cara vampir memperlakukan pasangannya ini tentu saja perlu dicontoh. Anda pun bisa mencoba mengaplikasikan gaya bercinta vampir ini.

Mainkan saja peran a la vampir. Siapkan acara makan malam berdua dengannya di sebuah ruangan yang temaram, sajikan dua gelas anggur merah. Nikmati saat Anda menjadi vampir untuknya yang sangat berhasrat bercinta dengan pasangan.

Tiru gaya romantis vampir

Vampir selalu senang mengarah pada area leher untuk menghisap darah mangsanya. Seperti juga Edward melayangkan ciuman mesranya ke leher Bella. Mau tahu reaksi Bella? Tentu saja ia terlihat sangat menikmatinya.

Leher adalah salah satu titik sensitif pada tubuh yang mampu membangkitkan sensasi sensual dan hasrat untuk bercinta. Arahkan wajah pasangan Anda di antara cuping telinga dan leher Anda. Mintalah dia menciumi area itu dengan lembut. Rasakanlah sensasi yang muncul.

Biarkan pasangan pegang kendali

Ada salah satu adegan dimana Edward meminta Bella pegang kendali saat keduanya berciuman. Ini menyiratkan bahwa untuk mendapatkan kenikmatan bersama tak perlu mementingkan ego masing-masing.

Menyerahkan kendali pada pasangan untuk menjadi 'nahkoda' saat mengendalikan kapal di ranjang, tentu akan lebih memercikkan hasrat demi mencapai nikmat. Anda hanya perlu menuruti keinginan sang kapten. Nikmati saja perlakuannya pada Anda, asal itu dilakukan dengan lembut dan penuh cinta.


Berciuman dalam suasana gelap redup

Vampir tak butuh tempat khusus untuk bermesraan, asal gelap dan redup itu sudah cukup baginya. Hei, kenapa Anda tak mencobanya dengan pasangan. Berciuman dengannya dalam suasana yang redup dan temaram. Unik dan menantang.

Tak harus dilakukan di kamar, ruang tamu runag kerja atau di sudut lain di rumah Anda. Dimanapun itu Anda bisa menyulapnya menjadi lokasi bercinta penuh sensasi menantang. Pastikan saja area itu benar-benar aman, tanpa anak-anak atau anggota keluarga yang bisa masuk sembarangan.
suaramerdeka.com